Kegiatan Mitigasi Stunting pada Bumil RESTI (resiko tinggi) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Pangalengan melalui TP PKK Desa Pangalengan yang bekerjasama dengan BRI Peduli. Acara ini berlangsung pada 27 Januari 2026 bertempat di Command Center Desa Pangalengan, yang diikuti oleh Bumil yang memiliki resiko tinggi.
Mitigasi stunting wajib difokuskan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), mulai dari janin hingga anak berusia dua tahun, melalui pemenuhan nutrisi ibu hamil dan balita, ASI eksklusif 6 bulan, MPASI kaya protein hewani, serta sanitasi bersih. Langkah preventif ini krusial karena stunting adalah gangguan pertumbuhan kronis yang sulit disembuhkan, namun dapat dicegah melalui pola asuh tepat dan pemantauan tumbuh kembang secara berkala.
Berikut adalah panduan komprehensif mitigasi stunting berdasarkan rekomendasi kesehatan:
- Intervensi Gizi Spesifik (Sasaran Ibu & Anak)
- Masa Kehamilan: Ibu hamil wajib mengonsumsi makanan bergizi seimbang, Tablet Tambah Darah (TTD) untuk mencegah anemia, dan rutin periksa kehamilan.
- Bayi 0-6 Bulan: Memberikan ASI Eksklusif (hanya ASI) selama enam bulan pertama.
- Bayi >6 Bulan - 2 Tahun: Memberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang kaya akan protein hewani (telur, ikan, daging, ayam) serta zat besi.
- Imunisasi: Melengkapi imunisasi dasar untuk mencegah infeksi yang mengganggu penyerapan nutrisi.
- Pemantauan: Membawa balita ke Posyandu secara rutin setiap bulan untuk memantau berat badan dan tinggi badan.
- Intervensi Gizi Sensitif (Faktor Lingkungan)
- Sanitasi dan Air Bersih: Memastikan rumah tangga memiliki akses air minum bersih dan pengelolaan limbah (jamban sehat) untuk mencegah infeksi berulang.
- Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS): Rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
- Edukasi Parenting: Meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai gizi, pengasuhan, dan kesehatan.
- Pencegahan Sejak Remaja
Mitigasi juga harus dimulai sejak dini dengan membiasakan remaja putri rutin cek kesehatan dan mencegah anemia, guna mempersiapkan kehamilan yang sehat di masa depan.
- Penanganan Stunting yang Sudah Terjadi
- Pemberian Makanan Tambahan (PMT): Diberikan kepada anak stunting untuk mengejar ketertinggalan pertumbuhan.
- Stimulasi Tumbuh Kembang: Memberikan stimulasi yang tepat agar perkembangan otak dan fisik tetap optimal.
Dengan komitmen bersama antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah, intervensi dini ini efektif menekan angka stunting, menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas.