You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Desa Pangalengan

KEC. Pangalengan, KAB. Bandung, Prov. Jawa Barat

Mahasiswa KKN-PPM UGM 2019 Mampu Membawa Energi Positif dalam Senam Jantung Sehat di Kecamatan Panga


Senam Jantung Sehat merupakan kegiatan rutin yang dilakukan kecamatan Pangalengan setiap hari Jumat dan Minggu. Kepala Camat Pangalengan bekerja sama dengan bidang Pelayanan Kesehatan untuk melaksanakan senam tersebut. Senam ini diikuti oleh 13 desa di Kecamatan Pangalengan dan terbuka untuk umum. Sebelumnya, kecamatan selalu melakukan Jumat Bersih yaitu kerja bakti yang dilakukan setiap hari Jumat yang diikuti oleh 13 desa dengan setiap desa mengirimkan perwakilan 10 orang untuk mengikuti kegiatan tersebut. Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat mulai menyadari mengenai kebersihan lingkungan, sehingga kegiatan Jumat Bersih mulai ditiadakan. Setiap hari Jumat, selain diadakan senam, pihak kecamatan bersama Pelayanan Kesehatan Pangalengan juga mengadakan cek kesehatan untuk para lansia, periksa darah, dan pelayanan keluhan-keluhan sakit dari warga sekitar.

“Untuk gerakan senam bervariasi, setiap minggu gerakannya berbeda. Peserta senam bahkan bisa mencapai 200 orang jika sedang ramai, namun jika sedang tidak ramai, paling tidak ada 80 orang peserta senam.” Kata Bu Haji Aso selaku ketua Pokja Kecamatan Pangalengan.

Dalam tiga minggu kegiatan senam yang dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2019, 7 Juli 2019, dan 14 Juli 2019 selalu diramaikan oleh kehadiran mahasiswa KKN-PPM UGM yang berada di Desa Pangalengan dan Margamulya. Sekitar kurang lebih 15 orang tim    KKN-PPM UGM selalu mengikuti kegiatan senam sehat di Kecamatan Pangalengan.

“Kami sangat senang mengikuti kegiatan Senam Jantung Sehat di kantor kecamatan ini karena selain untuk olahraga dan kesehatan tubuh, kami bisa berkenalan dengan pengurus ibu-ibu PKK yang ada di Pangalengan dan kami bisa mengetahui kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan oleh ibu-ibu PKK tersebut, seperti kegiatan di posyandu, sehingga kami bisa berpartisipasi di kegiatan lain selain senam.” Ujar Fairuz Hasna, salah satu mahasiswa          KKN-PPM UGM di Desa Pangalengan. Kegiatan senam ini memiliki dua instruktur, yaitu Ibu Ai’ Caheyu selaku kader PKK Desa Pangalengan dan juga Ibu Imas. Untuk mengikuti senam ini, biasanya terdapat iuran perminggu sebesar Rp.2000- Rp.3000 untuk setiap peserta. Iuran ini digunakan untuk biaya instruktur senam dan juga sebagai uang kas. Rasa kekeluargaan di antara peserta senam sangat terasa, para peserta senam sudah seperti kelompok pertemanan. “Jika di antara kami terdapat anggota yang sakit atau memiliki hajatan, kami biasanya diundang, kemudian kami ramai-ramai datang menjenguk anggota yang sakit atau datang ke hajatan tersebut. Kami juga menggunakan uang kas atau iuran untuk menyumbang atau setidaknya memberikan buah tangan untuk anggota yang sakit.” Ujar Bu Haji Aso.

Keikutsertaan mahasiswa KKN UGM dalam kegiatan senam tersebut cukup membantu dalam memeriahkan suasana senam, berhubung pada minggu-minggu terakhir ini, peserta senam terlihat lebih sedikit yang hadir dan para peserta senam juga terlihat kurang energik, sehingga dengan energi positif dan gerakan senam yang penuh semangat yang dimiliki para mahasiswa KKN-PPM UGM tersebut mampu membantu memotivasi peserta senam yang lain untuk lebih bersemangat dalam mengikuti gerakan senam. Para mahasiswa KKN-PPM UGM juga dapat dengan mudah berinteraksi dengan warga sekitar yang mengikuti senam. “Tak jarang kami selalu melempar senyum terhadap warga sekitar yang mengikuti senam, dan mereka juga menyambut kami dengan baik dan mengobrol dengan kami serta menanyakan mengenai kehadiran kami dengan antusias. Intinya kami senang karena kehadiran kami diterima dengan baik.” Ujar Fairuz Hasna lagi.

Oleh : Fairuz Hasna Oktriany

 

 

Bagikan artikel ini:
Komentar