Desa Pangalengan

Kec Pangalengan, Kab Bandung
Prov. Jawa Barat

Loading

Desa Pangalengan

Hari Kesaktian Pancasila

  • Hari
  • Jam
  • Menit
  • Detik
Info
===== Jangan Lupa dilirik Produk UMKM Desa Pangalengan .... ======= -- selengkapnya... ====== dicek ya Informasi Layanan Panduan untuk pembuatan Surat Keterangan dll ======

Berita Desa

PRINSIP-PRINSIP  PENGELOLAAN SAMPAH

DESKRIPSI SINGKAT

Jumlah penduduk indonesia yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi mengakibatkan bertambahnya volume sampah. Disamping itu, pola konsumsi masyarakat memberikan kontribusi dalam menimbulkan jenis sampah yang semakin beragam. Sampah pada dasarnya merupakan suatu bahan yang terbuang atau dibuang hasil aktifitas manusia maupun proses-proses alam. Penangangan dan pengelolaan akan semakin kompleks dan rumit dengan semakin kompleksnya jenis maupun komposisi sampah.

 Undang-undang Nomor 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah sudah diberlakukan. Setiap rumahtangga sebagai penghasil sampah tidak bisa lagi mengabaikan urusan sampahnya dengan alasan sudah membayar iuran kebersihan. Pengelolaan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah dengan mengumpulkan, mengangkut dan membuang sampah ke TPA saja, tetapi harus dilakukan secara tesusun dan terpadu agar

 Prinsip-prinsip Pengelolaan Sampah

 memberikan manfaat secara ekonomi, sehat bagi masyarakat dan aman bagi lingkungan, serta dapat mengubah perilaku masyarakat. Selama ini sebagian besar masyarakat masih memandang sampah sebagai barang sisa yang tidak berguna, bukan sebagai sumberdaya yang perlu dimanfaatkan. Paradigma baru memandang sampah sebagai sumberdaya yang mempunyai nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan, misalnya untuk energi, kompos, ataupun untuk pupuk. Pengelolaan sampah dengan paradigma baru tersebut dilakukan dengan kegiatan pengurangan dan penanganan sampah. Pengurangan sampah meliputi kegiatan pembatasan, penggunaan kembali, dan pendaur ulangan, sedangkan penanganan sampah meliputi pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan dan pemrosesan akhir. Masalah sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh Pemerintah. Sudah saatnya sebagai penghasil sampah kita ikut membantu, bahkan ikut bertanggung jawab minimal mengurus sampahnya sendiri.

 Jumlah rumah tangga akan menentukan jumlah sampah yang dihasilkan. Pengelolaan dan pengangkutan sampah menjadi masalah tersendiri yang masih sulit untuk diatasi. Bila tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan timbulan sampah yang tidak dikehendaki dan pada akhirnya akan mencemari lingkungan. Masyarakat memiliki peranan penting dalam pengelolaan sampah rumah tangga, karena pada hakikatnya sampah dihasilkan oleh masyarakat itu sendiri. Salah satu yang dapat dilakukan masyarakat untuk berperan serta mengelola sampah dan melestarikan lingkungan, adalah meninggalkan pola lama dalam mengelola sampah domestik (rumah tangga) seperti membuang sampah di sungai dan pembakaran sampah, dengan menerapkan prinsip 4R yakni, reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), recycle (daur ulang) dan replace (mengganti) serta melakukan pemisahan sampah organik dan sampah anorganik.

Jenis-jenis Sampah

 Jenis- jenis sampah dapat diuraikan sebagai berikut :

  1. Sampah Basah (garbage), yaitu sejenis sampah yang terdiri dari barang-barang yang mudah membusuk dan menimbulkan bau yang tidak sedap, contohnya sayur-sayuran, sisa makanan, buah-buahan dan lain sebagainya yang berasal dari rumah tangga, rumah makan, pasar, pertanian dan lain-lain.
  2. Sampah Kering (rubbish), terdiri dari sampah yang dapat dibakar dan tidak dapat dibakar. Sampah yang mudah terbakar umumnya zat-zat organik misalnya kertas, kayu, kardus, karet dan sebagainya. Sampah yang tidak mudah terbakar sebagian besar berupa zat anorganik misalnya logam, gelas, kaleng yang berasal dari rumah tangga, perksntoran, pusat perdagangan dan lain-lain.
  3. Abu (ashes), yang termasuk sampah ini adalah sisa-sisa dari pembakaran atau bahan yang terbakar, bisa berasal dari rumah, kantor, pabrik, industri.
  4. Sampah jalanan (street sweeting), seperti kertas, daun-daun, plastik.
  5. Bangkai binatang (dead animal), yaitu bangkai-bangkai binatang akibat  penyakit, alam dan kecelakaan.  
  6. Sampah campuran, yaitu sampah yang berasal dari daerah pemukiman terdiri dari garbage, ashes, rubbish.  
  7. Sampah industri, terdiri dari sampah padat dari industri, pengolahan hasil bumi atau timbunan dan industri lainnya. Sampah dari daerah pembangunan (construction wastes),
  8. yaitu sampah yang berasal dari pembanguna gedung atu bangunan-bangunan lain, seperti batu-bata beton, asbes, papan dan lain-lain.
  9. Sampah hasil penghancuran gedung (demolition waste), adalah sampah yang berasal dari penghancuran dan perombakan bangunan atau gedung.
  10. Sampah khusus, yaitu sampah-sampah yang memerlukan penanganan khusus misalnya sampah beracun dan berbahaya, sampah infeksius, misalnya sampah radioaktif, kaleng cat, film bekas dan lain-lain.

 

Beri Komentar

Layanan
Mandiri

Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN

Perangkat Desa

KEPALA DESA

AGUS SUPRIATNA

SEKRETARIS DESA

TATANG KARYANA

KASI PEMERINTAHAN

EMAN SULAEMAN

KASI KESEJAHTERAAN

YANTO HERYANTO

Kasi. Pelayanan

EET NURHAETI

KAUR KEUANGAN

RAMDHAN SAMBASTIAN

Kaur Perencanaan

EPEP SURACHMAT AMD

KAUR UMUM DAN TATA USAHA

INDRI SUSANTI DEWI

Kepala Dusun I

BANGBANG SUHERMAN

KEPALA DUSUN II

GUGUN GUNAWAN

KEPALA DUSUN III

DEDEN RAHMAT NUR

KEPALA DUSUN IV

ABDUL ROHMAN

STAF KAUR TU DAN UMUM

CANDRA RISMANA

STAF KASI PELAYANAN

SALSA BILLA NURFADILLAH

STAF KAUR KEUANGAN

RINA ASTRIANI

Desa

12.507

LAKI-LAKI

12.507LAKI-LAKI penduduk

12.371

PEREMPUAN

12.371PEREMPUAN penduduk

24.878

TOTAL

24.878TOTAL penduduk

Statistik
Komunitas Statistik
Peta Desa
Komunitas Statistik
Peta Desa

Transparansi Anggaran

APBDes 2022 Pelaksanaan

PENDAPATAN

Realisasi | Anggaran

Rp. 3,165,067,900Rp. 3,378,627,900

93.68%

BELANJA

Realisasi | Anggaran

Rp. 1,942,091,756Rp. 3,418,117,700

56.82%

PEMBIAYAAN

Realisasi | Anggaran

Rp. 53,000,000Rp. 139,489,800

38%

APBDes 2022 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 0Rp. 12,000,000

0%

Hasil Aset Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 100,440,000Rp. 147,000,000

68.33%

Lain-Lain Pendapatan Asli Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 2,200,000Rp. 3,300,000

66.67%

Dana Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 1,380,799,000Rp. 1,534,699,000

89.97%

Bagi Hasil Pajak dan Retribusi

Realisasi | Anggaran

Rp. 272,003,500Rp. 272,003,500

100%

Alokasi Dana Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 1,279,625,400Rp. 1,279,625,400

100%

Bantuan Keuangan Provinsi

Realisasi | Anggaran

Rp. 130,000,000Rp. 130,000,000

100%

APBDes 2022 Pembelanjaan

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA

Realisasi | Anggaran

Rp. 928,102,356Rp. 1,707,568,700

54.35%

BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA

Realisasi | Anggaran

Rp. 316,683,400Rp. 531,323,000

59.6%

BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN

Realisasi | Anggaran

Rp. 116,000,000Rp. 174,500,000

66.48%

BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Realisasi | Anggaran

Rp. 89,000,000Rp. 240,350,000

37.03%

BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA

Realisasi | Anggaran

Rp. 492,306,000Rp. 764,376,000

64.41%
Perangkat Desa

AGUS SUPRIATNA

KEPALA DESA

TATANG KARYANA

SEKRETARIS DESA

EMAN SULAEMAN

KASI PEMERINTAHAN

YANTO HERYANTO

KASI KESEJAHTERAAN

EET NURHAETI

Kasi. Pelayanan

RAMDHAN SAMBASTIAN

KAUR KEUANGAN

EPEP SURACHMAT AMD

Kaur Perencanaan

INDRI SUSANTI DEWI

KAUR UMUM DAN TATA USAHA

BANGBANG SUHERMAN

Kepala Dusun I

GUGUN GUNAWAN

KEPALA DUSUN II

DEDEN RAHMAT NUR

KEPALA DUSUN III

ABDUL ROHMAN

KEPALA DUSUN IV

CANDRA RISMANA

STAF KAUR TU DAN UMUM

SALSA BILLA NURFADILLAH

STAF KASI PELAYANAN

RINA ASTRIANI

STAF KAUR KEUANGAN