You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Desa Pangalengan

Kec. Pangalengan, Kab. Bandung, Prov. Jawa Barat

BAYAR LISTRIK BISA DENGAN SAMPAH


BAYAR LISTRIK BISA DENGAN SAMPAH

PANGALENGAN (12/11) Persoalan sampah tidak akan pernah habis, karena kita setiap hari memproduksinya, seringkali kita terjebak pada pola pikir bahwa kita cukup membuang sampah pada tempatnya, diangkut petugas dan dibuang di Tempat Pembuangan Akhir, coba kita bayangkan sampah yang dibuang tidak serta merta hilang ditelan bumi, justru setiap hari volume sampah akan terus menumpuk.

Pola pikir demikian perlahan harus kita ubah dengan cara Kurangi dan daur ulang, hal ini bisa dimulai dari rumah tangga, bukan hanya sekedar membuang sampah tapi ruamh tangga harus mulai mengurangi sampah yang dihasilkan, salah satu contoh kecil membawa kantong belanjaan sendiri atau membawa bekal makanan atau minuman dari rumah untuk mengurangi penggunakan pembungkus makanan atau sedotan plastic.

Daur ulang pun bisa dilakukan , barang barang yang tidak terpakai bisa dimanfaatkan menjadi barang barang bernilai manfaat.

Solusi terbaru penanganan sampah adalah didirikannya tempat penampungan sampah atau lebih dikenal dengan BANK SAMPAH, ditempat inilah sampah diubah menjadi sesuatu yang bernilai, salah satu contoh adalah BANK SAMPAH “ BSG 73 “ yang berlokasi di Kp. Sidamukti Desa Pangalengan, BANK SAMPAH yang didirikan dan dipelopori oleh YANTO HERYANTO, tiap harinya bisa menerima tabungan sampah yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk membayar listrik atau ditukar dengan sembako maupun alat keperluan sekolah.

“ MARI UBAH SAMPAH MENJADI BERKAH “

 

Tatang Karyana

Bagikan artikel ini:
Komentar